EKA NURBULAN

Guru di SDN 10 Panai Hulu, Labuhanbatu, Sumatera Utara. Hobi menulis, membaca, dan menggambar. ...

Selengkapnya
Menjemput Bola
Taman Baca Keliling, Sungai Barumun, Labuhanbatu, Sumut (#literasi #membaca #membacabuku #ayomembaca)

Menjemput Bola

Salam Literasi,

Kepindahanku dari kota besar Jakarta membuatku merasa tertekan. Hidupku yang biasanya ramai, serba ada, mulai dari mall, toko2 besar, makanan mudah di dapat, dan kemudahan-kemudahan lainnya, tiba-tiba harus berubah 360 derajat ketika aku harus tinggal di Desa Ajamu ini.

Di kota kelahiranku Jakarta, Pendidikan begitu berharga, orangtua berlomba-lomba meningkatkan prestasi anaknya. Aku mempunyai 100 orang siswa les privat (belajar di rumah) sehingga penghasilanku sebagai guru honorer, dapat terbantu. Lain halnya di Desa ini, terutama di tempatku mengajar sebuah kampung pesisir pantai Sungai Berumun, bernama Kampung Baroh. Sebagian besar orangtua sibuk bekerja sebagai nelayan atau pedagang, hidup pas-pasan membuat mereka menomorduakan pendidikan. Sehingga Les privat membaca yang kugratiskanpun tidak ada yang berminat. Sungguh sedih hatiku melihat keadaan ini.

Anak-anak banyak yang bekerja membantu orangtuanya seperti mencari ikan bersama ayahnya, menanggok udang (menangkap udang), mencari berondolan (mengumpulkan buah-buah sawit yang tercecer), meminta sedekah, menjual ikan, dan pekerjaan lainnya. Jangankan untuk membeli buku bacaan, membeli alat sekolah masih sulit. Waktu untuk membacapun tak ada.

Keadaan ini membuatku tergerak, aku harus menjemput bola, untuk memajukan pendidikan bangsa ini. Aku tidak bisa tinggal diam. Maka kukumpulkan buku koleksiku, dan meminta ijin kepala dusun dan komite setempat untuk membuka taman baca keliling di kampung tersebut. Alhamdulillah, mereka merespon baik terhadap kegiatanku.

Sehingga seminggu dua kali, aku datang dengan menggunakan motor membuka taman baca di Gubuk Muara Sungai Barumun. Mereka menyambutku dengan senyumnya, berebut membaca buku, setelah selesai mereka mewarnai gambar yang ku copykan, lalu sibuk meloncat ke dalam sungai. Mereka begitu gembira dan bahagia.

Namun sebenarnya akulah yang lebih gembira, karena dengan kegiatanku 'menjemput bola' membuat taman baca keliling ini, justru akulah yang terhibur dari kejenuhanku . Setiap aku datang, maka aku terhibur dengan senyum mereka, terhibur ketika mereka berenang di sungai yang membuatku berdecak kagum, terhibur dengan kepolosan mereka, terhibur dengan kegembiraan mereka. Akulah yang harus berterima kasih kepada mereka.

Hidup itu bukan apa yang kita terima, namun apa yang kita beri.

#love my life

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan

Komentar

pengabdian pada bangsa yang luar biasa. Tetap semangat ya. oh ya, tulisannya keren nih, lancar dan enak dibaca. Dahsyat

28 Jul
Balas

Masih belajar menulis, baru bergabung saya. Terima kasih

28 Jul

Pengorbanan yang keren bu. Saya dukung. Semangat ya.

28 Jul
Balas

Terima kasih .. :}

28 Jul
search